Showing posts with label Aplikasi. Show all posts
Showing posts with label Aplikasi. Show all posts

Ubuntu Bisa Dijalankan Lewat Aplikasi Ponsel Android

Ubuntu Bisa Dijalankan Lewat Aplikasi Ponsel Android - perusahaan yang mengembangkan sistem operasi Linux Ubuntu, memperkenalkan sebuah inovasi terbaru yang diberi nama "Ubuntu for Android", pada Selasa (21/2/2012). Inovasi ini berupa aplikasi yang didesain untuk membawa lingkungan OS Ubuntu lewat smartphone Android.  Ubuntu for Android hanyalah sebuah aplikasi atau add-on. Jadi, OS Ubuntu tidak ter-install di dalam smartphone Android Anda. "Ubuntu for Android" baru aktif jika smartphone Android ditancapkan pada sebuah dock khusus. Dock ini akan dihubungkan dengan monitor, keyboard, dan mouse. Selanjutnya, pengguna dapat menggunakan OS Ubuntu di lingkungan komputer desktop, tanpa harus memiliki perangkat komputer.
Jadi, semua aktivitas komputasi tersebut ditenagai oleh smartphone Android pengguna.
Dengan solusi ini, pengguna tetap bisa menjalankan aplikasi-aplikasi Android dan mengakses data-datanya.
Saat smartphone itu dicabut dari dock, maka ia akan kembali menjadi smartphone Android. Konsep Ubuntu for Android ini mirip dengan fitur docking Motorola Atrix pada platform WebTop. Pendiri Canonical Mark Shuttleworth menulis di blog resmi Ubuntu menyatakan bahwa pengguna produk ini dapat mengakses OS Ubuntu beserta aplikasi populer yang telah dibawa dalam Ubuntu for Android, seperti aplikasi office, multimedia, web browsing, dan juga email. 
Ubuntu for Android juga mampu menggunakan konektivitas smartphone Android, termasuk jaringan 3G dan 4G. Hal ini memungkinkan karena Android dan Ubuntu menggunakan kernel yang sama, yakni Linux. 
Namun perlu diketahui, ini hanya bisa dilakukan oleh smartphone Android yang menggunakan prosesor dual-core berarsitektur ARM. Dan belum diketahui secara pasti dock macam apa yang dibutuhkan untuk menjalankan fungsi Ubuntu di smartphone Android.

Sumber

Kini Berburu Hantu Bisa Lewat Ponsel Android

Kini Berburu Hantu Bisa Lewat Ponsel Android  - Pernah nonton film / kartun Ghost Buster?
Para pemeran karakter ghost buster membawa peralatan yang keren-keren dan salah satu peralatan itu adalah pendeteksi hantu yang terlihat sangat klasik dan sangat akurat untuk mendeteksi keberadaan hantu. Ternyata peralatan pendeteksi hantu sudah dapat digunakan oleh semua pengguna ponsel pintar Android. Pastinya penampilan ponsel android lebih keren dari pada pendeteksi hantu yang ada di film ghost buster. he..

Ponsel android emang ga ada matinya. Ternyata ponsel android bisa digunakan untuk mendeteksi keberadaan mahluk halus juga. Untuk merubah ponsel android menjadi Ghost Detector caranya sangat mudah, sobat tinggal mendownload aplikasi "Ghost Radar Classic" dan menginstallnya di ponsel android yang sobat miliki. Aplikasi ini merupakan aplikasi yang dirilis oleh "Spud Pickles" dan sobat dapat mendownloadnya secara gratis melalui Android Market. 
Aplikasi tergolong sangat simple dan mudah digunakan. Sobat tinggal mengaktifkan aplikasi ini dan fokus melihat pada radar yang nantinya akan merespon keberadaan mahluk halus yang berada di sekitar sobat. Respon detector yang di tampilkan pada radar merupakan titik berwarna biru, hijau, kuning dan merah. Setiap warna melambangkan kekuatan mahluk halus yang terdeteksi, mulai dari yang warna biru yang paling lemah hingga warna merah yang terkuat.

Jika sobat penasaran dan ingin segera berburu hantu dengan aplikasi ini, sobat bisa langsung mendownloadnya melalui link download di bawah ini.

Download [via Android Market free version]
Download [via Mediafire pro version]

Dalam Rangka Hari Valentine Samsung Bagikan Aplikasi Gratis Untuk Pengguna Android

Dalam Rangka Hari Valentine Samsung Bagikan Aplikasi Gratis Untuk Pengguna Android - Selain game Modern Combat, diketahui Samsung akan membagikan secara gratis game atau aplikasi pada Samsung Apps. Bukan hanya untuk pengguna Android, pengguna ponsel samsung yang beroperasi dengan Bada juga akan mendapatkan tawaran menarik ini. Samsung memberikan berbagai aplikasi berbayar secara gratis ini diperkirakan dalam rangka hari Valentine yang akan jatuh pada 14 Februari mendatang.Tawaran yang dibuka sejak 7 Februari kemarin ini menawarkan berbagai aplikasi untuk beberapa ponsel yang memang memenuhi kriteria. Bagi Teknokerz pengguna ponsl Samsung silahkan langsung menuju ke Samsung Apps guna mengetahui secara lebih lanjut apakah ponsel anda bisa mendapatkan tawaran terbatas ini atau bahkan mendapatkan voucher aplikasi gratis senilai $5.

Daftar Aplikasi Android Terbaru yang Mengandung Virus

Symantec baru saja merilis daftar aplikasi Android yang mengandung virus. Beberapa di antaranya masih beredar luas di Android Market, apa saja?
Popularitas Android yang kian membubung dimanfaatkan para penjahat cyber melancarkan aksinya, misalnya dengan menyebarkan virus untuk mengintai para calon korban.
Salah satu jenis virus yang baru saja terdeteksi adalah Counterclank, program jahat ini memiliki kemampuan untuk memata-matai korbannya lalu mengirimkan sejumlah data penting ke sang pembuat.
Penyebaran virus Counterclank pun tergolong cepat. Sebab, selain dibuat keroyokan oleh 3 developer, virus ini juga disebarkan melalui Android Market.
Berikut 13 aplikasi yang mengandung virus tersebut, beberapa di antaranya masih bisa diunduh di Android Market.
  1. Counter Elite Force
  2. Counter Strike Ground Force
  3. CounterStrike Hit Enemy
  4. Heart Live Wallpaper
  5. Hit Counter Terrorist
  6. Stripper Touch girl
  7. Balloon Game
  8. Deal & Be Millionaire
  9. Wild Man
  10. Pretty women lingerie puzzle
  11. Sexy Girls Photo Game
  12. Sexy Girls Puzzle
  13. Sexy Women Puzzle

Awas, Aplikasi Jahat di Android Melonjak 100%

Jumlah aplikasi Android yang mengandung program jahat (malware) dilaporkan meningkat 100% atau dua kali lipat dalam kurun waktu kurang dari 6 bulan.

Laporan firma keamanan Lookout menemukan, aplikasi Android jahat saat ini jumlahnya telah meningkat menjadi 1.000 aplikasi. Sebagian besar aplikasi yang mencurigakan itu ditemukan di toko aplikasi pihak ketiga, namun ada juga yang menyusup di Android Market yang merupakan toko aplikasi resmi Android.

Pengguna Android kian rentan terhadap risiko mengklik link yang mengarahkan ke akses malware atau situs phising (pencurian informasi). "Kemungkinan pengguna Android mengklik link tidak aman secara global, tahun ini meningkat 36 persen. Ini enam persen lebih tinggi dari Juli silam," tulis laporan tersebut.

Dilansir Cnet dan dikutip NETERZINDO, Rabu (14/12/2011), Lookout juga mendeteksi adanya peningkatan jumlah 'mobile pickpocketing', yakni aplikasi dan malware yang secara diam-diam membebankan biaya besar ke pemilik ponsel, termasuk di antaranya layanan berlangganan SMS premium tanpa sepengetahuan si pengguna.

Terdapat pula aplikasi yang berpura-pura sebagai wallpaper atau game gratis namun menyembunyikan term of service yang memungkinkan si pembuat aplikasi jahat memberlakukan biaya SMS yang mahal.

Lookout memprediksi, ancaman semacam ini akan terus meningkat. Antara lain penggunaan ponsel sebagai botnet untuk mengirim spam dan mencuri data, malware yang memanfaatkan celah di sistem operasi mobile, serangan berbasis browser, malware yang bersembunyi di balik iklan mobile dan lain-lain.

Office untuk iPad

Ada informasi muncul kalau raksasa perangkat lunak yang dikenal sebagai Microsoft akan mengerjakan perangkat lunak produktivitas mereka yaitu Office untuk versi iPad. Hal ini memang masuk akal  mengingat iPad saat ini telah mengambil pangsa pasar sekitar 80% dari pasar tablet, dan dengan begitu banyak jutaan pekerja kantor di luar sana yang memiliki iPad atau iPad 2, mereka juga tentu biasanya menggunakan Microsoft Office.
Terlepas dari versi iPad, ada juga  edisi baru Office yang akan diperuntukkan pada platform OS X Lion sekitar tahun 2012. Versi saat ini, Office 2011, secara resmi akan mendukung versi OS sampai  Snow Leopard,dan versi Lion akan sangat mungkin tersedia melalui di Mac App Store.

Rahasia Sukses Instagram

Mungkin tidak terhitung banyaknya aplikasi foto dan filter yang tersedia untuk piranti mobile. Namun di antara aplikasi serupa, Instagram mereguk kepopuleran luar biasa yang tak diragukan lagi.

Dikatakan oleh CEO Instagram Kevin Systrom bahwa aplikasi besutannya lebih dari sekedar filter foto. Lantas, apakah rahasia keberhasilan aplikasi yang hanya dioperasikan oleh 10 staff ini?

Dalam sebuah acara di Le Web, Systrom membocorkan penyebab keberhasilan yang ia dan timnya raih. "Instagram tak hanya tentang filter. Aset yang kami pertahankan adalah komunitas. Kalian tak akan menemukan anggota dengan passion seperti ini," ujar Systrom.

Ya, komunitas berada dalam posisi penting bagi Instagram. Sedang dari sisi teknis, Systrom menjabarkan bahwa aplikasi yang ia besut memiliki keunggulan dalam hal menyajikan kemudahan untuk memproduksi foto cantik, pun juga dalam hal sharing.

Poin-poin itulah yang membuat aplikasi foto ini sukses di tengah melempemnya aplikasi-aplikasi foto dan filter yang muncul sebelum Instagram lahir.

Dan besar kemungkinan pengguna Instagram akan makin bertambah. Seperti diberitakan sebelumnya bahwa kini Instagram tengah mempersiapkan aplikasi Instagram untuk Android setelah sejauh ini hadir eksklusif bagi pengguna iOS.

"Kami kini memiliki 2 orang untuk bekerja mempersiapkan aplikasi tersebut," jelas Systrom. "Saya akan sangat senang mengetahui jumlah pengguna Instagram meningkat 2 kali lipat ke depannya," tambahnya lagi.